Penjelasan dan Pengertian Kata Barakallah

1
924
barakallah, islami,barakallah adalah, adalah.id, adalahid, adalah id

Barakallah adalah kata ucapan doa dan harapan yang ditujukan kepada seseorang dalam keseharian maupun sedang memperingati atau merayakan momen spesial. Barakallah adalah ungkapan yang digunakan oleh umat Islam untuk mengucapkan terima kasih, biasanya kepada orang lain. Ini adalah salah satu dari banyak frase yang digunakan oleh Muslim untuk mengucapkan terima kasih. Digunakan juga untuk membalas seseorang yang mengatakan jazakallah.

Dalam kata Barakallah terkandung makna “Semoga mendapat berkah dari Allah”, ada juga yang memaknai “Semoga diberkahi Allah”. Pada dasarnya pengucapan kalimat Barakallah merupakan doa untuk seseorang supaya diberikan limpahan rahmat dan hidayah dari Allah SWT dalam segala sudut kehidupan.

Contoh ucapan selamat dengan menggunakan kata Barkallah Fi seperti contoh-contoh berikut:

  • Barakallahu Laka
    Kata-kata ini berarti mendoakan keberkahan untuk seseorang atas hal yang baru terjadi berupa kenikmatan atau anugerah Allah kepadanya.
  • Barakallahu Fik
    Kata-kata ini berarti mendoakan semoga Allah memberkahi seseorang dari sisi keutamaan yang dimilikinya, atau karena akhlaknya maupun yang semisalnya. – Kata-kata jawaban/ balasan Barakallahu Fikum adalah Wa Fikum Barakallah.
  • Barakallahu Fi Umrik
    Kata-kata ini berarti ucapan doa semoga Allah membekahi seseorang dari segi umurnya misalnya di hari ulang tahun.

Tidak hanya pada saat ulang tahun dan pernikahan saja, namun saat ada saudara, teman kita atau siapapun yang mendapat rezeki keturunan yang baru lahir, kita disunnahkan untuk mendo’akan barokah bagi mereka dan kepada si anak tersebut.

Bacaannya adalah

Barakallahu laka fil mauhub, wa syakarta al wahib, wa balagha asyuddahu, wa ruziqta birrahu.

Artinya:

Semoga Allah memberkahi kamu pada anak yang dikurniakan-Nya kepadamu, semoga kamu mensyukuri Tuhan Yang Maha Pemberi, semoga anak itu akan mencapai umur kuat/matangnya dan semoga kamu akan diberi rezeki kebaikannya.

Pengucapan kata atau doa “Baarakallah” biasanya akan diiringi dengan tambahan

  • “fiika (فيك)” yang bermakna kepadamu (untuk laki-laki),
  • “fiiki (فيك)” yang bermakna kepadamu (untuk perempuan), dan atau
  • “fiikum (فيكم)” yang bermakna kepada kalian (banyak orang).

Ungkapan ini merupakan yang biasa diucapkan oleh para sahabat Nabi SAW, sebagaimana terkutip di dalam sebuah perkataan Ibunda ‘Aisyah ra riwayat Imam An-Nasa’i yang berbunyi;

أُهْدِيَتْ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ شَاةٌ فَقَالَ : اقْسِمَيْهَا وَكَانَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا إِذَا رَجَعَتِ الْخَادِمُ تَقُوْلُ : مَا قَالُوْا ؟ تَقُوْلُ الْخَادِمُ قَالُوْا : بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ تَقُوْلُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا : وَفِيْهِمْ بَارَكَ اللهُ نَرُدُّ عَلَيْهِمْ مِثْلَ مَا قَالُوْا وَيَبْقَى أَجْرُنَا لَنَا

Maknanya;

“Aku menghadiahkan seekor domba kepada Rasulullah SAW. Maka Beliau memerintahkan, “Bagi dua-lah domba tersebut (untuk disedekahkan)”. (Maka pembantu beliau pun mengirimkan daging domba tersebut,) Dan telah menjadi suatu kebiasaan bagi Bunda ‘Aisyah ra jika pembantunya telah pulang dari melakukan hal yang semisal itu, maka ia akan menanyakan, “Apa yang mereka katakan (setelah kita beri)?” Pelayanannya menjawab, “Baarakallaah Fiikum (بَارَكَ اللهُ فِيْكُم) [semoga Allah memberkahi kalian]”. Maka ‘Aisyah pun mengatakan, “Wa Fiihim Baarakallaah (وَفِيْهِمْ بَارَكَ اللهُ) [semoga Allah juga memberkahi mereka], kita telah membalas do’a mereka dengan do’a yang semisal dan tetap bagi kita pahala atas perbuatan baik yang telah kita lakukan (memberi hadiah daging domba).

Jawaban ketika Mendapat Ucapan Baarakallah

Sebagaimana yang telah diungkapkan dalam hadits di atas, Ibunda ‘Aisyah telah biasa menjawab ucapan baarakallaah dengan membaca “wa fiihim baarakallaah” yang artinya “semoga Allah juga memberkahi mereka”. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwasannya beliau menjawab seperti itu karena objek yang dido’akan adalah orang ketiga.

Lantas bagaimana jawaban untuk orang yang mendoakan kita secara langsung sebagai orang kedua? Cukup mengganti dhamir-nya saja menjadi “wa fiika baarakallaah” apabila orang keduanya laki-laki, “wa fiiki baarakallaah” apabila orang keduanya perempuan dan “wa fiikum baarakallaah” apabila orang keduanya berjumlah lebih dari tiga.

Barakallah merupakan doa yang pantas diberikan ketika momen-momen bahagia. Tidak ada batasan dalam pengucapan kata barakallah karena kata ini merupakan doa yang pantas diberikan kepada siapa saja. Kita mendoakan mereka yang baru menikah, muallaf, mendapatkan keberhasilan dan mendapatkan sebuah hadiah dari Allah berupa seorang anak agar selalu dalam naungan Allah dan selalu istiqomah dalam beribadah kepada-Nya.

Dari ini semua jangan sampai salah ucap kata barakallah. Barakallah merupakan doa, dan doa cukuplah hal-hal yang baik dan untuk kebaikan. Jangan sampai memberikan kata barkallah untuk hal yang tidak berkenaan dengan hal-hal yang syar’i, karena memang tidak pantas hal yang baik diberikan kepada hal yang buruk.

Kita telah mengerti, Arti ‘Baarakallaah’ terkandung doa yang memiliki makna sangat mulia. Mulai perbanyaklah membaca kalimat ini kepada orang-orang di lingkungan kita, karena mendo’akan orang lain pada dasarnya seperti mendo’akan kita sendiri.

Perilaku yang membiasakan membaca doa-doa dan kalimat mulia ini dianjurkan, seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW serta para sahabat. Karenanya, mari kita budayakan sunnah rasul di sekitar kita.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini